“Membawa Dampak Positif bagi Kota Manado, Pemuda & Remaja GEREJA ADVENT Region 1 Gelar Pawai Anti Narkoba untuk Masa Depan Generasi Muda”
- eiucmediacenter
- 2 Jul
- 2 menit membaca

Manado, 28 Juni 2026, | Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) melalui Pemuda dan Remaja Region 1 Sulawesi Utara, Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT) mengadakan kegiatan Pawai Anti Narkoba sebagai bentuk kepedulian gereja dalam mendukung gerakan hidup sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sparta Tikala, Kota Manado ini diikuti oleh kurang lebih 1.000 peserta, yang terdiri dari pemuda, remaja, serta orang tua dari wilayah Region 1 Sulawesi Utara. Dengan mengusung pesan edukasi tentang bahaya rokok, alkohol, dan narkoba, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi gereja untuk menyampaikan nilai-nilai kesehatan dan kehidupan yang sesuai dengan kehendak Tuhan.
Acara diawali dengan pembukaan dan ibadah bersama, kemudian dilanjutkan dengan pawai kendaraan hias bertema Anti Narkoba yang melintasi kawasan Kota Manado. Kreativitas peserta dalam menampilkan pesan-pesan positif menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat bahwa Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mengambil bagian aktif dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang baik. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada peserta.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah, sebagai bentuk kerja sama dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba.
Dalam pesan firman Tuhan, Pendeta Harce Sandil selaku ketua GMAHK DMNU, mengingatkan peserta bahwa kehidupan adalah pemberian Tuhan yang harus dijaga.
“Kita hanya hidup sekali di dunia ini, karena itu jangan sia-siakan hidup dengan rokok, alkohol, narkoba, atau dosa yang merusak jiwa.”
Sementara itu, Pendeta Samuel Maringka selaku direktur Kesehatan GMAHK UKIKT, dalam sambutannya yang mewakili organisasi menekankan pentingnya menjaga tubuh sebagai milik Tuhan.
“Karena hidup kita hanya sekali dan tubuh ini adalah milik Tuhan, jangan pernah merusaknya dengan narkoba. Mari kita maksimalkan hidup kita untuk berkarya, berprestasi, melayani, dan menjadi alat Tuhan yang mulia.”
Perwakilan BNN Provinsi Sulawesi Utara, Bpk. Terry Ticoalu, juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba.
“Jika kita terlibat dengan narkoba, kita hanya menikmati kesenangan yang semu atau sesaat. Narkoba dapat merusak masa depan kita, khususnya anak-anak muda. Karena itu, mari gunakan hidup yang Tuhan berikan untuk hal-hal yang positif.”
Sebagaimana firman Tuhan dalam 1 Korintus 6:19-20, tubuh adalah bait Roh Kudus yang harus dihormati dan dipelihara. Melalui gerakan Anti Narkoba ini, gereja mengajak setiap orang untuk memilih kehidupan yang sehat, menjauhi hal-hal yang merusak, dan menggunakan hidup untuk memuliakan Tuhan.
Hidup hanya sekali mari gunakan hidup untuk Tuhan, melayani, dan menjadi berkat bagi sesama.
(**red/tim/eiuc)




Komentar